SEBELUM PEMAKAIAN PERTAMA KALI:
1. Cuci-kering 3x menggunakan deterjen untuk menghilangkan finishing bahan.
Cuci-kering : dicuci-dikeringkan-dijemur, dicuci-dikeringkan-dijemur, dicuci-dikeringkan-dijemur.
2. Boleh menggunakan mesin cuci, boleh menggunakan tangan
3. Pencucian awal agar dipisahkan dengan cucian lainnya,karena ada beberapa bahan yang luntur pada pencucian
pertama.
REGULAR TREATMENT
1. Takaran deterjen ½ dari yang dianjurkan produsen deterjen (kecuali deterjen tersebut memang ditujukan
untuk popok kain)
2. Boleh menggunakan air hangat (30 derajat celcius)
3. Tidak perlu disetrika karena tidak akan kusut. Penyetrikaan bisa merusak lapisan PUL dan menyebabkan popok menjadi cepat ‘mbladus'
CARA PENCUCIAN :
- Apabila menggunakan mesin cuci, disarankan tidak lebih dari 20 diapers dalam sekali pencucian, untuk menghindar kurang bersihnya popok kain. - Keluarkan insert dari pocketnya, dan lepaskan semua snaps/kancing agar popok tercuci dengan merata. Untuk popok kain dengan sistem velcro, pastikan velcronya sudah menempel pada laundry tab, tujuannya supaya tidak menempel pada popok kain lain.
- Gunakan deterjen dengan sedikit residu (deterjen khusus popok kain), tanpa pewangi, pelembut, pelicin, pemutih. Pemakaian pelembut, pelicin,, pewangi dan pemutih bisa meninggalkan residu berlebih pada kain yang akan mengurangi performa daya serap popok.
- Jika menggunakan deterjen biasa, gunakan hanya ¼ dari takaran biasa, atau jika menggunakan deterjen khusus bayi, gunakan hanya ½ takaran biasa saja.
- Usahakan untuk menjemur/ mengeringkan di bawah terik matahari secara langsung, karena terik matahari bisa membantu untuk menghilangkan noda.
*Tambahan*
Ada 2 cara penyimpanan Popok :Kain yg basah & kotor, yaitu dengan cara merendam/wet pail atau dengan cara cuci biasa (tidak direndam)/dry pail.
Wet Pail
Apabila popok kain kotor baik terkena noda pipis/pupya, kotorannya langsung dibuang, bisa menggunakan air mengalir/semprotan di toilet. Setelah kotoran dibersihkan,kemudian direndam ke dalam ember. Bisa ditambahkan baking soda sedikit sebagai pengganti pemutih, karena popok kain tidak boleh menggunakan pemutih pakaian. Baking soda cukup ampuh untuk mengangkat noda membandel, juga bisa menghilangkan bau tak sedap. Rendam popok kain (tanpa deterjen) sampai waktu/jadwal mencuci. Sebelum mencuci, buang air rendaman, peras, lalu cuci seperti biasa (bisa menggunakan mesin/tangan)
Dry Pail
Popok kain yg kotor, baik terkena pipis/pup, dibersihkan/dibuang kotorannya lalu simpan di ember/tempat khusus tertutup (tujuannya supaya baunya tidak menyebar , boleh ditabur sedikit baking soda, tujuannya sama yaitu untuk membantu menghilangkan noda dan bau tidak sedap.Tidak direndam air. Kemudian cuci sesuai jadwal mencuci.
1. Cuci-kering 3x menggunakan deterjen untuk menghilangkan finishing bahan.
Cuci-kering : dicuci-dikeringkan-dijemur, dicuci-dikeringkan-dijemur, dicuci-dikeringkan-dijemur.
2. Boleh menggunakan mesin cuci, boleh menggunakan tangan
3. Pencucian awal agar dipisahkan dengan cucian lainnya,karena ada beberapa bahan yang luntur pada pencucian
pertama.
REGULAR TREATMENT
1. Takaran deterjen ½ dari yang dianjurkan produsen deterjen (kecuali deterjen tersebut memang ditujukan
untuk popok kain)
2. Boleh menggunakan air hangat (30 derajat celcius)
3. Tidak perlu disetrika karena tidak akan kusut. Penyetrikaan bisa merusak lapisan PUL dan menyebabkan popok menjadi cepat ‘mbladus'
CARA PENCUCIAN :
- Apabila menggunakan mesin cuci, disarankan tidak lebih dari 20 diapers dalam sekali pencucian, untuk menghindar kurang bersihnya popok kain. - Keluarkan insert dari pocketnya, dan lepaskan semua snaps/kancing agar popok tercuci dengan merata. Untuk popok kain dengan sistem velcro, pastikan velcronya sudah menempel pada laundry tab, tujuannya supaya tidak menempel pada popok kain lain.
- Gunakan deterjen dengan sedikit residu (deterjen khusus popok kain), tanpa pewangi, pelembut, pelicin, pemutih. Pemakaian pelembut, pelicin,, pewangi dan pemutih bisa meninggalkan residu berlebih pada kain yang akan mengurangi performa daya serap popok.
- Jika menggunakan deterjen biasa, gunakan hanya ¼ dari takaran biasa, atau jika menggunakan deterjen khusus bayi, gunakan hanya ½ takaran biasa saja.
- Usahakan untuk menjemur/ mengeringkan di bawah terik matahari secara langsung, karena terik matahari bisa membantu untuk menghilangkan noda.
*Tambahan*
Ada 2 cara penyimpanan Popok :Kain yg basah & kotor, yaitu dengan cara merendam/wet pail atau dengan cara cuci biasa (tidak direndam)/dry pail.
Wet Pail
Apabila popok kain kotor baik terkena noda pipis/pupya, kotorannya langsung dibuang, bisa menggunakan air mengalir/semprotan di toilet. Setelah kotoran dibersihkan,kemudian direndam ke dalam ember. Bisa ditambahkan baking soda sedikit sebagai pengganti pemutih, karena popok kain tidak boleh menggunakan pemutih pakaian. Baking soda cukup ampuh untuk mengangkat noda membandel, juga bisa menghilangkan bau tak sedap. Rendam popok kain (tanpa deterjen) sampai waktu/jadwal mencuci. Sebelum mencuci, buang air rendaman, peras, lalu cuci seperti biasa (bisa menggunakan mesin/tangan)
Dry Pail
Popok kain yg kotor, baik terkena pipis/pup, dibersihkan/dibuang kotorannya lalu simpan di ember/tempat khusus tertutup (tujuannya supaya baunya tidak menyebar , boleh ditabur sedikit baking soda, tujuannya sama yaitu untuk membantu menghilangkan noda dan bau tidak sedap.Tidak direndam air. Kemudian cuci sesuai jadwal mencuci.




